PRESTASI BENITO MUSSOLINI


PRESTASI YANG DIRAIH



(Sumber: Google image)


Walaupun tumbuh dengan watak yang keras, pemberontak dan sulit diatur, akan tetapi dalam perjalanan hidupnya Benito memiliki banyak prestasi yang berhasil dia raih. Pada saat berusia 18 tahun Benito mendapatkan gelar sarjana pendidikan (Zazuli, 2009, hal. 85) bahkan menjadi guru di Gaultoeri, Emilia Reggio sebelum akhirnya dipecat karena watak liar Benito akhirnya diusir dari daerah tersebut dan pergi ke daerah Lausanne. Benito sempat menjadi seorang gelandangan namun pada  akhirnya Benito mendapatkan pekerjaan tetap menjadi seorang sekretaris dan propagandis pada asosiasi tukang batu dan pekerja kasar di saat usianya 19 tahun.
Kehidupan Benito setelah itu diwarnai dengan berbagai kejadian yang membuatnya terus berkembang hingga pada tahun 1914 Benito menjadi seorang sosialis revolusioner muda dan pemimpin partai sosialis di Italia. Benito Mussolini ikut mendukung pertemuan sosialis Internasional di Swiss yang kemudian mendorong pemberontakan komunis pada perang dunia I. Pada tahun 1919 Benito membentuk partai Fasis Fasci de Combattimento pada bulan Maret. Pada tahun 1922 & 1925 Benito kemudian menjadi menteri Italia dan pada tahun 1990 Benito menjabat sebagai sekretaris partai sosialis di tingkat daerah di Forly. Selama perjalanan hidupnya, Benito juga pernah mendirikan sebuah surat kabar yang diberi nama Il Poppolo.
Pada akhir perang dunia I, Italia masih tidak mau kalah dan ingin bangkit dari kegagalan. Perdana Menteri Italia mencalonkan Benito Mussolini sebagai salah satu anggota sekutu yang membantu perjuangan bersenjata. Benito Mussolini langsung dijemput oleh Raja Victor Emmanuel III untuk membentuk kerajaan di tahun 1922. Ada 3 pemimpin utama yang dipilih oleh sekutu ini yaitu Franco dari negara Spanyol, Mussolini dan Hitler. Perjuangan mereka membuahkan hasil dan menampilkan prestasi yang membanggakan negara serta membangkitkan negara dari kemalangan Perang Dunia I dan revolusi (Hussein, 2012).


REFERENSI:
Hussein, S. (2012). Konspirasi Yahudi: peperangan dan penaklukkan. Batu Caves:
PTS ISLAMIKA SDN. BHD.
Oktorino, N. (2014). Konflik bersejarah: bebaskan Mussolini!. Jakarta: PT Elex
Media Komputindo
Syamdani, (2009). Kisah diktator-diktator psikopat. Jakarta: NARASI.
Tollardo, E. (2016). Fasis Italy and the league of nations, (1922-1935). London UK:
Palgrave Macmillan
Zazuli, M. (2009). 60 tokoh dunia sepanjang masa. Yogyakarta: NARASI.


Komentar